Pages

Monday, December 21, 2009

Ulang Tahun; Untuk Apa?


45 tahun sudah. Detik-menit-jam-hari-bulan-tahun berlalu tanpa terasa. Rasanya baru kemarin menikmati asyiknya bermain bola di seberang jalan. (sekarang sudah jadi rumah kontrakan). Atau senangnya mancing di siang bolong di sawah Haji Sairih yang lebarnya kagak ke-ukur saking luasnya. (Sekarang jadi pabrik punya PT. Sulinda Mill). Terus, pernah juga berasa jantan ikut tawuran pelajar, lawan anak-anak SMP Cikarang II, yang letak gedungnya cuma 300 meter dari bangunan sekolah sendiri (SMP Negeri Cikarang I). Atau sedih dan menangis ketika pertama disuruh mondok di pesantren di kampung orang lain. (Padahal Ujungharapan ke CIkarang cuma 30 km).

Tuesday, December 8, 2009

Neo-Klasik di Pondok Kita

Ditulis untuk Milis Alumni Pondok Attaqwa - Bekasi

Waktu masih kuliah di fakultas ekonomi, saya menikmati perdebatan antara mazhab Klasik yang diwakili oleh Adam Smith, Ricardo, Mill, JB Say dan lain-lain dengan mazhab Keynesian yang dimotori oleh Keynes, Philips, Kuznets, dan kawan-kawannya. Mazhab klasik yang memegang asumsi "penawaran (suplai) menciptakan permintaannya sendiri" terasa kedodoran berhadapan fakta empiris yag disodorkan para 'ksatria' Keynes berupa resesi dan hyperinflation yang terjadi pada tahun 30an. Saat itu, suplai melimpah, tapi daya beli publik sangat rendah akibat dari inflasi.

Sunday, December 6, 2009

Quo Vadis Lebaran Kita?

Lebaran tahun ini (2008) saya coba untuk ikut mudik, meskipun masih dalam kategori mudik "lokal". Setelah 2 tahun shalat Iedul fitri di masjid perumahan sebelah tempat saya tinggal (yang sebagian besar jamaahnya saya tidak kenal) saya mencoba keberuntungan baru, dengan cara shalat iedulfitri di rumah mertua, di daerah Pebayuran.

Krisis Keuangan, apa solusi Islam?

Krisis keuangan yang dimulai dari kegagalan bayar suprime mortgage atau kredit kelas dua perumahan di AS kini sudah merambah kemana-mana. Sedemikian hebatnya, sehingga perusahaan keuangan berumur ratusan tahun sehebat Lehman Brothers harus bangkrut dan tutup buku. Sebagai mana yang lazim dalam dunia keuangan, kasus Lehman mengakibatkan "contagion effetcs" atau efek domino yang menyebabkan krisis dimana-mana. Tidak saja Eropa, tapi juga sudah merembet ke Jepang, dan Indonesia. Bahkan sistem perbankan di sebuah negara kecil di sebelah utara Eropa dinyatakan bangkrut karena tidak mampu menutup posisi.

Sunday, November 29, 2009

Menapak ke negeri Ulayat

Siapa yang ingin jalan-jalan ke Papua? Rasa-rasanya sih tidak ada yang mau. Kalaupun ada, cuma karena belum pernah kesana, dan perjalanannya gratis. Ada orang yang datang kesana dengan niat petualangan. Atau mau menjajah, seperti orang Belanda dulu (dan orang kulit putih lainnya). Atau orang yang terbiasa merantau dan melaut seperti orang Makassar dan Maluku. Juga orang yang siap hidup dimana saja, seperti orang Jawa dan Madura. Maka tidak heran kalau pulau yang punya dua propinsi itu memiliki komposisi penduduk yang berasal dari ras-ras itu, selain penduduk asli tentunya.